Pak Haji Qosim menyodorkan satu kantong plastik berisi uang lima puluh ribu kepada Bram. "Aku mempercayakan ini padamu, Bram. Aku percaya padamu. Kamu dulunya preman, tapi sekarang kamu sudah bertobat... uang ini tidak bisa kamu curi, kan?" Esoknya, Galang menghampiri Bram. "Bram... tadi pagi Pak Haji Qosim kirim WA, katanya uang sumbangan buat masjid sekolah dititip sama kamu, ya?" Tanya Galan…